Selasa, 29 Januari 2013

Pengantin Adat Jawa

Pengantin Adat Jawa :

Yang paling terkenal dalam pernikahan adat Jogja adalah Gaya Busana Jogja Paes Ageng atau Kebesaran.



Pengantin Jogja Paes Ageng menggunakan dodot atau kampuh lengkap denan perhiasan khusus. Busana ini dipakai saat upacara Panggih atau Resepsi. Pada wanita, Paes hitam dengan sisi keemasan pada dahi, rambut sanggul bokor dengan gajah ngolig yang menjuntai indah, serta sumping dan aksesoris unik. Pengantin prianya, memakai kuluk menghiasi kepala, ukel ngore (buntut rambut menjuntai) dilengkapi sisir dan cundhuk mentul kecil.


Selain Paes Jogja Ageng, ada Paes Ageng Jangan Menir.


Busana ini digunakan pada upacara Boyongan. Berbeda dengan Paes Ageng, Paes Ageng Jangan Menir tidak memakai kain kampuh maupun dodot. Pengantin pria memakai bahu blenggen dari bahan beludru berhias bordir, pinggang dililit selendang berhias pendhing, dan kuluk kanigara menutup kepala. Busana yang dikenakan adalah baju blenggen atau bordiran. Pengantin memakai kain bercorak cinde.

Yang ketiga adalah Jogja Putri. 


Busana ini seperti kebaya umumnya dan terlihat lebih sederhana. Pengantin wanitanya bersanggul gelung tekuk berhias cundhuk mentul (kembang goyang) serta untaian melati menjuntai di dada dengan busana menggunakan kebaya beludru panjang berhias sebuah bordir keemasan dan kain batik prada. Sedangkan Mempelai pria berbusana beskap putih dipadu bawahan kain batik prada serta blangkon penutup kepala.

nah kalian besok mau pake adat apa??? hmmm, bisa dipilih tuch....
^^.

Gambar: lovejournal.widjanarti.com, holyweddingku.com, yangtakterganti.wordpress.com, 
 tomodiah.blogspot.com, attikahilma.blogspot.com, kapanlagi.com


ini foto pas aku nikah :
Poskan Komentar